Lompat ke isi utama

Berita

Kunjungan Silaturahmi Kebangsaan PKS, Bawaslu Kota Binjai Tekankan Pentingnya Pendidikan Politik

dokumentasi kegiatan

Bawaslu Kota Binjai menerima kunjungan silaturahmi kebangsaan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Senin, (31/8/2026) di Kantor Bawaslu Kota Binjai.

Binjai – Demokrasi tidak hanya tumbuh di ruang-ruang tahapan pemilu. Ia juga dibangun melalui komunikasi, keterbukaan, dan kesediaan berbagai pihak untuk menjaga proses demokrasi tetap berjalan dalam koridor yang berintegritas.

Semangat itulah yang mengemuka dalam Silaturahmi Kebangsaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Binjai ke Kantor Bawaslu Kota Binjai, Senin (31/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan kepengurusan baru PKS Kota Binjai sekaligus memperkuat komunikasi kelembagaan antara partai politik dan pengawas pemilu.

Rombongan PKS Kota Binjai dipimpin Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Binjai, Muhty Ardiansyah. Turut hadir Ketua Fraksi PKS Binjai Sandi Swasta Agung, Sekretaris DPD Anwar Ependi, Bendahara DPD H. Marasonang Lubis, Ketua DED Amarhan, S.H., Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Abdul Rahim, serta Sekretaris Fraksi PKS sekaligus Tim Komdigi, Ariq Hidayat. Sementara dari Bawaslu Kota Binjai hadir Anggota Bawaslu Kota Binjai Julkifli dan Fadhil Azhar, Koordinator Sekretariat Khaidir Nasution, serta jajaran staf sekretariat.

Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh keakraban. Selain memperkenalkan kepengurusan baru, kedua pihak juga membahas sejumlah hal yang berkaitan dengan penguatan hubungan kelembagaan, pemutakhiran data partai politik, pendidikan politik kepada masyarakat, serta pentingnya menjaga komunikasi dalam menghadapi berbagai dinamika kepemiluan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua MPD PKS Binjai, Muhty Ardiansyah, menyampaikan bahwa silaturahmi menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi yang baik antara partai politik dan penyelenggara pemilu. Menurutnya, hubungan kelembagaan yang terjalin dengan baik dapat menjadi ruang untuk saling bertukar informasi dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.

Silaturahmi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempererat hubungan kelembagaan dan membangun sinergitas dengan Bawaslu Kota Binjai. Kami berharap komunikasi yang baik ini terus terjaga, terutama dalam bersama-sama menjaga kualitas demokrasi dan pemilu yang berintegritas,” ujar Muhty.

Percakapan kemudian berkembang pada sejumlah hal yang bersentuhan langsung dengan kehidupan kepemiluan, salah satunya pemutakhiran data partai politik. PKS Kota Binjai menyampaikan bahwa admin/LO telah melakukan pembaruan data sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Bawaslu Kota Binjai mendorong agar pembaruan tersebut tidak berhenti sebagai pemenuhan administrasi, tetapi dilakukan secara berkala untuk memastikan data yang disampaikan tetap akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Namun, demokrasi tidak berhenti pada persoalan data dan administrasi. Ada hal yang lebih mendasar, yakni bagaimana masyarakat memahami proses politik yang mereka ikuti.

Pada bagian inilah pendidikan politik menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut. Anggota Bawaslu Kota Binjai, Fadhil Azhar, menyampaikan bahwa partai politik memiliki ruang strategis untuk membantu masyarakat memahami politik, demokrasi, dan kepemiluan secara lebih baik.

“Partai politik memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Bukan hanya mengenalkan politik dan kepemiluan, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara, sehingga partisipasi politik yang tumbuh adalah partisipasi yang sadar dan bertanggung jawab,” kata Fadhil.

Pendidikan politik, lanjutnya, bukan sekadar membangun pengetahuan masyarakat mengenai pemilu. Lebih dari itu, pendidikan politik menjadi bagian dari proses membentuk masyarakat yang mampu menggunakan hak politiknya secara sadar sekaligus memahami pentingnya menjaga demokrasi.

Dalam suasana dialog yang terbuka, Bawaslu Kota Binjai dan PKS Kota Binjai juga menegaskan pentingnya menjaga demokrasi yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas. Komunikasi dan koordinasi dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk mencegah munculnya persoalan kepemiluan sekaligus memperkuat pemahaman bersama terhadap aturan yang berlaku.

Bagi Bawaslu Kota Binjai, membangun hubungan kelembagaan dengan partai politik bukan berarti menghilangkan batas peran masing-masing. Sebaliknya, komunikasi yang sehat justru diperlukan agar setiap pihak dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, sesuai ketentuan, serta tetap menempatkan kepentingan demokrasi sebagai tujuan bersama.

Silaturahmi Kebangsaan tersebut akhirnya membawa satu pesan penting: demokrasi yang berintegritas tidak lahir dari satu pihak saja. Ia dirawat melalui komunikasi, pendidikan politik, kepatuhan terhadap aturan, dan komitmen bersama untuk menjaga kepercayaan publik. Dari ruang silaturahmi, komunikasi diperkuat. Dari komunikasi, pemahaman dibangun. Dan dari pemahaman itulah demokrasi yang berkualitas di Kota Binjai dapat terus dirawat.

Penulis : Muhammad Iqbal 

Editor : Mutiara Nabila Nst